Uudam (Michael Sunam-Uudam, Wūdámù, 烏達木), bocah padang rumput Hulunbuir. Lahir pada 9 September 1999 dengan talenta suara merdu. Sejak berusia lima tahun, Uudam sudah direkrut menjadi anggota termuda Quintessenso Mongolian Children's Choir, sebuah paduan suara anak-anak Hulunbuir yang mempromosikan lagu-lagu asli Mongolia.
Baru berusia delapan tahun, hidupnya sudah diguncang tragedi. Uudam yang tumbuh lincah dan nakal, berubah menjadi anak pendiam setelah kecelakaan lalu-lintas merenggut nyawa ibu dan kemudian ayahnya. Namun seperti para leluhurnya, Uudam adalah putera Mongol sejati yang tegar, tangguh. Bila merindukan orangtuanya, Uudam tidak menangis. Dia bernyanyi.
Pada 29 Mei 2011, Uudam tampil di acara kontes bakal China's Got Talent.
Baru berusia delapan tahun, hidupnya sudah diguncang tragedi. Uudam yang tumbuh lincah dan nakal, berubah menjadi anak pendiam setelah kecelakaan lalu-lintas merenggut nyawa ibu dan kemudian ayahnya. Namun seperti para leluhurnya, Uudam adalah putera Mongol sejati yang tegar, tangguh. Bila merindukan orangtuanya, Uudam tidak menangis. Dia bernyanyi.
Pada 29 Mei 2011, Uudam tampil di acara kontes bakal China's Got Talent.
Saat ditanya juri, bakat apa yang akan dia tampilkan, Uudam menjawab, bernyanyi.
Lagu apa? Ibunda di dalam mimpi.
Di mana bundamu? Di surga.
Ayahmu? Juga di surga.
Jawaban lugu dan wajah polosnya membuat para juri tercekat, penonton terdiam. Lalu Uudam menyanyikan sebuah kidung Mongolia, tentang rindu seorang anak pada ibunya nun jauh di stepa Mongolia, membuat juri dan penonton meneteskan air mata, walau tak banyak yang faham artinya.
Di akhir penampilannya, salah seorang juri memintanya untuk mengucapkan sesuatu tentang ibunya, dan Uudam pun berkata: "Bunda, aku selalu ingat padamu."